DUSUN UTARA – Kemeriahan dan kehangatan menyelimuti lapangan SMAN 1 Dusun Utara pada Sabtu malam. Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepramukaan resmi ditutup dalam sebuah upacara yang berlangsung khusyuk mulai pukul 19.00 WIB.

Suasana penutupan terasa kian sakral dengan hadirnya tradisi api unggun yang menjadi puncak acara. Kobaran api yang membumbung tinggi di tengah kegelapan malam tidak hanya menghangatkan suasana, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antaranggota gerakan pramuka.

Dihadiri Tokoh Masyarakat dan Unsur Kompeltim

Acara kali ini terasa begitu istimewa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penutupan Diklat Pramuka ini dihadiri langsung oleh:

  • Camat Dusun Utara

  • Lurah Pendang

Kehadiran para pemangku kebijakan wilayah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembentukan karakter generasi muda di wilayah Dusun Utara melalui gerakan kepramukaan.

Pengukuhan 59 Penegak Baru

Selain upacara penutupan dan penyalaan api unggun, agenda penting lainnya adalah prosesi pelantikan/peresmian anggota baru. Sebanyak 59 siswa-siswi kelas 10 secara resmi dilantik menjadi Pramuka Penegak.

Prosesi peresmian dan penyematan tanda Penegak dipimpin langsung oleh Bapak Weldiren, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga atas semangat para peserta yang telah menyelesaikan rangkaian diklat dengan baik. Beliau juga berharap para Penegak yang baru dilantik dapat menjadi teladan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

"Api unggun ini adalah simbol semangat yang menyala. Diharapkan 59 Pramuka Penegak yang dilantik malam ini bisa terus membawa cahaya kebaikan, kedisiplinan, dan dasadarma di mana pun berada," ungkap Weldiren, S.Pd. dalam amanatnya.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama serta foto bersama seluruh peserta, pembina, dan tamu undangan. Seluruh kegiatan berjalan aman, lancar, dan penuh dengan kehangatan.