Pendang, SMAN 1 Dusun Utara – Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam cara guru merancang dan melaksanakan pembelajaran. Menyikapi perkembangan tersebut, SMAN 1 Dusun Utara terus berupaya meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Implementasi Digitalisasi Pembelajaran yang dilaksanakan pada 5–6 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Lab. Biologi SMAN 1 Dusun Utara tersebut diikuti dengan penuh semangat oleh para guru dan tenaga kependidikan. Bimtek ini menjadi salah satu langkah sekolah dalam mendorong pemanfaatan teknologi secara lebih optimal untuk mendukung pembelajaran yang efektif, kreatif, dan sesuai dengan tuntutan pendidikan di era digital.

kegiatan Bimtek yang dilaksanakan selama dua hari tersebut di mulai dengan pelatihan mandiri tenaga pendidik, hari pertama dipandu oleh ibu Ulpah Cintami Abadiah, S.Pd. yang membawa materi tentang pemanfaatan rumah pendidikan dalam proses belajar mengajar.

Salah satu bagian penting dalam pelaksanaan Bimtek ini adalah kehadiran narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provins Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut menghadirkan ibu Ratna Sari Dwisartika, S.E., M.Ap.
Materi kegitan beliau awali dengan pendampingan terkait strategi implementasi digitalisasi pembelajaran, pemanfaatan berbagai platform dan media digital, pengembangan bahan ajar digital, serta penerapan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran. Kegiatan juga memberikan ruang bagi guru untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan mengembangkan praktik baik yang dapat diterapkan di kelas. selain itu beliau juga mendampingi peserta Bimtek dalam praktek pembuatan media pembelajan interatif (MPI) yang dapat digunakan oleh guru saat mengajar dikelas.

Kepala Sekolah SMAN 1 Dusun Utara Ibu Piagusleani D. Munthe, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas pelaksanaan Bimtek Penguatan Implementasi Digitalisasi Pembelajaran yang menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kompetensi pendidik di era digital. Beliau menekankan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran perlu diiringi dengan kesiapan dan kemauan guru untuk terus belajar, beradaptasi, serta mengembangkan inovasi dalam proses pembelajaran.
Sebagai penutup rangkaian
kegiatan Bimtek, para guru dan tenaga kependidikan diarahkan untuk menyusun dan
mengumpulkan modul ajar serta Media Pembelajaran Interaktif (MPI)
sebagai bentuk tindak lanjut dari materi dan keterampilan yang telah diperoleh
selama kegiatan. Produk yang dihasilkan tidak hanya menjadi perangkat pendukung
pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana bagi guru untuk mengembangkan
kreativitas dan inovasi dalam memanfaatkan teknologi digital di kelas.