BARITO SELATAN – SMAN 1 Dusun Utara resmi memulai pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) Tahun Ajaran 2025/2026 pada Kamis (4/6/2026). Ujian penentu capaian belajar siswa ini dijadwalkan akan berlangsung selama seminggu ke depan hingga berakhir pada Jumat, 12 Juni 2026 mendatang.

Ada yang menarik dalam pelaksanaan SAS kali ini. SMAN 1 Dusun Utara sepenuhnya mengadopsi teknologi digital dalam proses ujian. Seluruh siswa terlihat tertib menggunakan gawai (smartphone) masing-masing untuk mengakses dan menjawab soal-soal yang diberikan oleh guru.

Sinergi Aplikasi Lokal dan Global

Pemanfaatan teknologi dalam SAS ini mengombinasikan beberapa platform digital sekaligus untuk memastikan ujian berjalan lancar dan jujur. Sekolah memanfaatkan:

  • Aplikasi Digital Huma Betang (portal platform lokal)

  • Google Form (sebagai media penyedia soal)

  • Exam Browser (ExamBrow) (aplikasi pengunci layar untuk mencegah kecurangan siswa)

Langkah progresif ini bukan tanpa alasan. Penggunaan ekosistem digital ini merupakan bentuk nyata dari penerapan arahan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah terkait urgensi pemanfaatan teknologi digital di dunia pendidikan guna menghadapi tantangan era globalisasi saat ini.

Komitmen Kepala Sekolah dalam Mengawal Suksesnya SAS

Kepala SMAN 1 Dusun Utara, Piagusleani D. Munthe, S.Pd., M.Pd., turun langsung ke lapangan untuk memastikan tidak ada kendala teknis yang menghambat jalannya ujian. Beliau secara aktif membimbing para panitia, pengawas, serta memantau langsung ruang-ruang kelas sejak hari pertama.

"Pemanfaatan digitalisasi ini adalah komitmen kami untuk membawa SMAN 1 Dusun Utara adaptif terhadap zaman. Kita ingin anak-anak terbiasa dengan teknologi yang positif. Saya akan terus mendampingi dan memantau jalannya SAS ini dari hari pertama hingga berakhirnya nanti di tanggal 12 Juni, agar semuanya berjalan dengan adil, lancar, dan tanpa kendala teknis yang berarti," ujar Piagusleani.

Dengan dimulainya SAS berbasis digital ini, SMAN 1 Dusun Utara membuktikan bahwa keterbatasan jarak bukan penghalang untuk menghadirkan kualitas pendidikan yang modern, transparan, dan berintegritas di Bumi Tambun Bungai.